Selasa, 07 Maret 2023

Etika PR di New Media

 Etika PR di New Media

 

Dosen: Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom

Irfan Maulana Al Khairi (03202140131)
Ilmu Komunikasi R3
IBIK-57


Halo teman-teman semua, pada tulisan kali ini saya mao membahas tentang Etika PR di New Media  judul ini sudah dibahas oleh ibu Serepina di Pertemuan ketiga mata kuliah Cyber PR. Dalam pertemuan kala itu beliau menyampaikan bahwa kita sebagai manusia harus memiliki etika yang baik, seperti ketika kita sebagai mahasiswa masuk kelas namun tidak datang tepat waktu, kita harus memiliki etika yang baik dengan salim ke dosennya atau memberi salam ke dosen lalu duduk, bukan langsung buka pintu lalu duduk. Kebetulan pada pertemuan kali itu saya telat masuk kelas, namun sebelumnya saya sudah menghubungi beliau melalui pesan WhatsApp dan ketika sampai kelas saya memberi salam lalu duduk. Hal tersebut adalah etika yang saya terapkan, dan beliau pun memahaminya.

 Lalu sebenarnya apa sih etika itu? kenapa itu penting buat kita? 

Etika dan Etiket


Etika berasal dari kata ethos dan ethikos

  • Ethos berarti sifat,watak, adat, kebiasaan dan tempat yang baik.

  • Ethikos berarti susila, keadaban atau kelakuan dan perbuatan yang baik

Etiket? 

Suatu perilaku seseorang yang dianggap cocok, sopan, pas, serta terhormat yang berkaitan dengan kepribadian orang tersebut.

Contoh : Gaya berbicara, Gaya makan, Gaya Berpakaian, Gaya duduk, Gaya menerima tamu di rumah /kantor, maupun Gaya dalam berjalan.
Etiket disebut juga Tata Krama

 Etika dalam Konteks Komunikasi 

Etika erat kaitannya dengan manusia, yakni di mana etika mengatur mengenai norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran baik dan buruk tingkah laku manusia.


Sementara


Komunikasi merupakan sarana untuk terjalinnya hubungan antar seseorang dengan orang lain. Dengan adanya komunikasi, maka terjadilah hubungan sosial, di antara satu dengan yang lainnya saling membutuhkan, sehingga terjadinya interaksi timbal balik.

PR dalam Perkembangan Media



PR atau humas harus memanfaatkan media baru untuk menunjang pekerjaannya. Media baru membawa perubahan-perubahan signifikan terhadap berbagai sisi kehidupan. Dibutuhkan strategi komunikasi efektif yang bisa dimanfaatkan kalangan praktisi kehumasan untuk berbagai tujuan, salah satunya dalam pemanfaatan teknologi internet dan munculnya media baru yang membawa perubahan di berbagai lini.

Media baru dapat menjadi alternatif yang lebih efektif dibanding media lainnya bagi praktisi kehumasan pemerintah dalam melaksanakan program-program komunikasi dengan publik instansi. Media berbasis internet itu memungkinkan komunikasi kehumasan pemerintah mampu menjangkau publik yang luas.

PR kadang kala memanfaatkan jejaring social untuk menawarkan jasanya sebagai konsultan PR, misalnya, terus menerus mengalami perubahan dan perbaikan yang bermanfaat untuk komunikasi merek.

Etika Bagi PR

Humas berarti berkata yang benar dan bekerja dengan etika - bahkan ketika semua media menjadikannya sebagai berita utama dan semua masyarakat ”mengkambing hitamkan” atas sebuah isu, Humas menjadi gagal ketika tidak memiliki integritas atas isu tersebut.

Etika Dalam PR

  • Bersikap untuk kepentingan public
  • Mengacu pada prinsip kejujuran dan integritas
  • Memastikan akurasi dan kebenaran
  • Bersikap adil pada setiap publik E

Panduan dalam Kode Etik Cyber PR


 

1. Transparansi. Jangan berpura-pura menjadi orang lain, membuat akun palsu, atau email rahasia yang dimanfaatkan untuk pekerjaan

2. Privasi. Mengetahui hal-hal mana saja yang layak dipublikasikan dan mana yang tidak. Perhatikan juga setting privasi pada media sosial 3

3. Pengakuan. Penting untuk mengakui segala sesuatu, apalagi yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan di dunia maya. Misalnya; PR menulis tetang produk dari klien pada blog/web, maka penting untuk menjelaskan dlm statement atas status hubungannya dengan perusahaan

4. Kejujuran. Jangan membuat kebohongan (publik). Misalnya, mengarang “testimonial bagus dari customer” dan menampilkan di web/blog hanya agar citra perusahaan terlihat positif.

5. Credits. Menjelaskan sumber-sumber atas segala material/content yang ditampilkan. Misalnya; pemilik foto, pembuat design, sumber data, kutipan, dsb.

6. Do the right thing. Perhatikan aturan-aturan social yang kadang tidak tertulis tetapi membuat orang lain merasa tidak nyaman atau tersinggung.

7. Think before publish

 Pelanggaran Etika Dalam Media Sosial



Lalu dalam bermedia sosial tentu kita pernah menemukan yang namanya pelanggaran etika, seperti Menyebarkan berita hoax, pencemaran nama baik, perundungan, perjudian online dan menyebarkan ujaran kebencian. 

saya punya contoh kasus ujaran kebencian yang pernah terjadi di media sosial yaitu kasus ahmad dhani.

Ahmad Dhani terseret kasus ujaran kebencian karena sejumlah twit-nya melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST, pada Maret 2017. Ahmad Dhani dilaporkan oleh Jack Boyd Lapian, pendiri BTP Network yang merupakan kelompok pendukung Ahok-Djarot.

Berikut tiga twit Dhani yang diperkarakan:

  1. Yg menistakan Agama si Ahok... yg di adili KH Ma'ruf Amin...ADP (7 Februari 2017, 8.14 WIB)
  2. Siapa saja yg dukung Penista Agama adalah Bajingan yg perlu di ludahi muka nya - ADP (6 Maret 2017, 14.59 WIB)
  3. Sila Pertama KETUHANAN YME, PENISTA Agama jadi Gubernur...kalian WARAS??? - ADP (7 Maret 2017, 12.00 WIB)

Adapun alat bukti yang diberikan saat itu terdiri atas satu unit ponsel, sebuah SIM card, sebuah akun e-mail beserta kata kuncinya, dan akun Twitter Ahmad Dhani.

Kronologis kasus Ahmad Dhani Hingga vonis 1 tahun 6 bulan

9 Maret 2017    : Dilaporkan oleh Jack Lapian yang merupakan pendiri BTP Networks atas tuduhan ujaran kebencian.
23 November 2017    : Pemanggilan pertama setelah di tetapkan sebagai tersangka
16 April 2018    : Sidang perdana dalam kasus ujaran kebencian
26 November 2018    : Dituntut 2 tahun penjara oleh jaksa penutut umum
17 Desember 2018    : Pembacaan nota pembelaan oleh JPU
26 Januari 2019    : Divonis 1 tahun 6 bulan hukuman penjara

Namun pada 5 Desember 2019, dalam kasus ujaran kebencian ini, hukuman Dhani kemudian menyusut menjadi 1 tahun setelah banding ke PT DKI Jakarta dan juga mendapatkan remisi 1 bulan.

Ia dilaporkan atas dugaan pelanggaran terhadap Pasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 45 (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

 

Referensi : 

Serepina Tiur Maida, Materi Pdf Etika & New Media 2023

https://www.kompas.com/tren/read/2019/12/30/103656265/ahmad-dhani-bebas-ini-perjalanan-kasusnya-yang-dipicu-twit-tahun-2017?page=all#page3

 

 

 

 

Sabtu, 25 Februari 2023

Cyber Public Relation

    Cyber Public Relation

 

Dosen: Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom

Irfan Maulana Al Khairi (03202140131)
Ilmu Komunikasi R3
IBIK-57


Halo teman-teman semua, wahhhh akhirnya blog lama yang sudah usang ini dapat diperbarui dengan unggahan terbaru. Kali ini membahas tentang Cyber Public Relation, kalo kita terjemahin secara gamblang artinya tuh 'Hubungan Masyarakat Dunia Maya' tapi ya memang kurang lebih maknanya seperti itu, istilah Cyber Public Relation secara definitif merupakan kegiatan kehumasan yang dilakukan dengan sarana media elektronik internet.

Banyak perusahaan memanfaatkan media sosial, seperti Instagram, TikTok, dan Twitter untuk membangun reputasi dan mempermudah berinteraksi dengan publik. Hal ini menjadi tantangan baru untuk praktisi humas agar responsif dan inovatif mengembangkan perusahaan di mata stakeholders sesuai zaman era digital. Selain itu, berkutat pula karena adanya pandemi Covid-19, sehingga berbagai kegiatan humas terpaksa dialihkan dalam dunia cyber.


Aktivitas PR tetap dituntut optimal karena cyber merupakan senjata kuat untuk menyebarkan informasi perusahaan terhadap masyarakat luas. Selain untuk menyebarkan informasi, cyber disini juga dapat untuk melakukan komunikasi dan kegiatan sarana promosi dan pencitraan perusahaan dengan biaya murah dan cepat sampai ke publik melalui media berbasis internet.

Salah satu tugas seorang PR adalah meningkatkan reputasi atau pencitraan, ada beberapa aktivitas cyber-PR yang bisa dilakukan untuk memperkuat reputasi.  Pertama, Public Relations dapat membuat website sehingga target audience bisa memperoleh informasi sesuai dengan keinginan mereka. Kedua, menyediakan media kit online. Ketiga, mengirimkan informasi secara reguler ke media dan pelanggan. Keempat, mengaitkan bisnis perusahaan dengan topik-topik actual sehingga memudahkan pelanggan menemukan produk atau jasa. Kelima, dalam kondisi krisis, perlu menciptakan akses informasi yang lebih cepat dari biasanya dengan media internet. Keenam, bergabung dengan kelompok diskusi online sehingga bisa memantau reputasi brand dan target potensial pasar. Ketujuh, membuat promosi online dan even yang bisa memberikan dimensi baru bagi pemasaran. Dan terakhir, Public Relations dapat memanfaatkan media internet untuk membangun hubungan yang baik dengan semua pemangku kepentingan. (Widodo, 2009)

Fungsi Cyber Public Relations (Cyber PR) 

 


Fungsi Cyber Public Relations (Cyber PR) adalah untuk memanfaatkan teknologi dan media digital untuk mempromosikan citra positif suatu merek atau organisasi di internet, serta untuk membangun keterlibatan dan hubungan dengan pemangku kepentingan secara online. Berikut adalah beberapa fungsi Cyber PR:

  1. Membangun citra positif: Cyber PR membantu perusahaan atau organisasi membangun citra positif di internet dengan mengelola konten online dan interaksi dengan pengguna.

  2. Manajemen reputasi: Cyber PR juga bertanggung jawab untuk mengelola reputasi online perusahaan atau organisasi. Ini termasuk mengatasi krisis reputasi yang muncul dan menghindari dampak negatif yang mungkin ditimbulkan dari konten online yang merugikan.

  3. Meningkatkan keterlibatan pengguna: Cyber PR berusaha untuk meningkatkan keterlibatan pengguna dengan merek atau organisasi melalui media sosial, website, atau platform online lainnya.

  4. Mengidentifikasi pengaruh online: Cyber PR membantu perusahaan atau organisasi mengidentifikasi pengaruh online atau influencer yang dapat membantu dalam membangun citra merek yang positif. 

  5. Menumbuhkan hubungan dengan pemangku kepentingan: Cyber PR juga berusaha untuk membangun hubungan yang kuat dengan pemangku kepentingan, termasuk pelanggan, karyawan, investor, dan media online.

Dengan menggunakan teknologi dan media digital, Cyber PR membantu perusahaan atau organisasi untuk memperluas cakupan komunikasi mereka dan membangun keterlibatan dengan pemangku kepentingan secara online.

Kegiatan Cyber Public Relations

 


Kegiatan PR bisa lebih fleksibel dari yang dilakukan di dunia nyata, ketika program kehumasan konvensional mengeluarkan budget hampir ratusan juta dalam sebuah perusahan besar, jika program tersebut dilakukan melalui Internet akan jauh lebih murah.

  • Publikasi

Kegiatan publikasi yang di lakukan PR dalam internet dapat dilakukan dengan jalan mengikuti mailing list-mailing list yang sesuai dengan target market perusahaan kita. Banyaklah menuliskan tulisan berupa artikel, press release mengenai perusahaan anda dalam milis tersebut. Dengan begitu seluruh anggota milis akan kena terpaan publikasi yang telah PR lakukan.

  • Menciptakan Berita (Media Relations)

Untuk menjaga hubungan baik dengan wartawan dapat dilakukan melalui email, jika seorang PR mempunyai database alamat email seorang wartawan akan lebih sangat mudah dalam mengirimkan siaran pres. Jika perusahaan anda mempunyai siaran pres yang butuh disampaikan dengan segera, anda tinggal sekali “click” maka siaran pres anda akan langsung sampai di meja wartawan.

Untuk dapat menunjang keberhasilan dalam mencapai tujuan utama manajemen perusahaan dibutuhkan kerjasama dari berbagai macam bagian, dengan demikian seorang Cyber PR harus memiliki keahlian atau kemampuan sebagai berikut : 

 

  1. Sebagai creator. Harus memiliki kreativitas dalam menciptakan ide-ide, gagasan dan wawasan serta pemikiran yang cemerlang.

  2. Conceptor. Mempunyai kemampuan sebagai konseptor dalam penyusunan program kerja kehumasan dan rencana program lain.

  3. Mediator. Memiliki kemampuan dalam penguasaan teknik komunikasi yang baik melalui media secara lisan maupun tertulis dalam penyampaian pesan atau menyalurkan informasi dari lembaga / organisasi yang diwakili kepada publik.

  4. Problem solver. Mampu mengatasi setiap permasalahan yang dihadapi, baik secara proaktif, antisipatif, inovatif, dinamis dan solutif.


Referensi : 
Serepina Tiur Maida, Materi Pdf Brainstorming Cyber PR, 2023 
https://greentealatte30.home.blog/2019/05/17/pengertian-cyber-pr-dan-perkembangannya-saat-ini/



 

Sabtu, 20 Februari 2016

PUISI

 
PUISI

Engkau telah lahir dari tetesan tinta 

Dibuat sambung menyambung menjadi kata 

Jari jemari menari tak henti

Senyum mentari membelai menyentuh bumi



Mukanya pucat bagai bulan kesiangan

Ketika puisi ini datang menyerang

Kertas pun penuh dengan tinta hitam

Yang membuat indah bagai bulan ketika malam


Poltangan 2014